Senin, 18 Maret 2013

paradoks organisasi minang

berbicara tentang organisasi di lingkungan minangkabau bisa di katakan 90 % gagal, sebab tipikal orang minang bukan tipikal orang yang senang berorganisasi dan serius dengan organisasi apa pun model organisasi nya, baik organisasi ekonomi maupun organisasi sosial, kalaupun ada hanya hangat hangat taik ayam, belum ada sejarah yang mencatat kesuksesan organisasi dari minang, tapi kalau berbicara tokoh tokoh nasional dan internasional yang sukses berasal dari minang banyak, termasuk di bidang ekonomi.
tapi di bidang organisasi dari zaman aditiawarman minangkabau terbiasa bebas merdeka secara individual dan berkelompok, sampai sampai peran raja pun tidak terlihat benar fungsinya.
orang minang pintar membuat sistim tapi tidak suka berorganisasi dan lupa dengan sejarah, mungkin di dunia hanya sejarah minangkabau yang paling misterius, kebaradaan sejarah panjang nya sangat terasa tapi tidak tahu dari mana asal usul nya, kapan di mulai dan kapan berakhirnya tidak ada yang tahu persis, sehingga banyak legenda legenda bermunculan bila kita tidak hati hati kita bisa menganggap legenda adalah sejarah, siapa bundo kanduang dan bagaimana proses orang minang menganut aliran adat matrelinien ga ada sejarah tertulis, tetapi berjalan dengan sendiri nya tanpa seorang pemimpin mutlak yg mengendalikan roda pemerintahan, pemimpin hanya sebagai simbol belaka, sementara roda pemerintahan kemasyarakatan berjalan dengan sendiri nya dalam sistim adat yang berlaku turun temurun tapi tidak ada satupun yang tercatat

tv online